• Share

Hijrah Secara Finansial? Siapa Takut! Ini 5 Langkahnya!

  • Author
    andisultan
  • Posted on
    Aug 06, 2020 07:38 am
  • Readed
    336 Views

Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali, setuju kan?

Hijrah menjadi hal yang populer di kalangan anak muda belakangan ini. Jika mengingat beberapa saat lalu, banyak orang yang menganggap bahwa hijrah akan dimulai kalau seseorang sudah menikah.

Belajar agama Islam sekarang ini sudah bisa diakses dengan lebih mudah dengan bantuan teknologi. Kita bisa mendapatkan pelajaran tersebut tanpa harus keluar rumah. Di mana pun kita berada dan dengan akses internet, kita sudah bisa mendengarkan ceramah dari tokoh agama.

Apa sih hijrah itu?

Jika disederhanakan, hijrah merupakan perbuatan meninggalkan hal yang buruk menuju ke arah yang lebih baik. Tentu, tujuannya semata karena Allah SWT. Banyak bagian dalam kehidupan seseorang yang meliputi hijrah, baik dari dalam diri maupun luar.

Seperti rasa percaya dan taat jika hijrah dari dalam diri, sedangkan dari luar seperti cara berpakaian sampai urusan keuangan. Untuk memulai hijrah secara finansial, ada langkah yang bisa dipahami lebih lanjut.

1. Tidak Pinjam Uang dengan Riba

Apakah kamu pernah meminjam uang yang bisa menimbulkan riba, seperti kartu kredit atau cicilan? Lebih baik untuk dihentikan walau perlahan-lahan terlebih dulu. Meski tidak begitu terlihat wujudnya, Islam telah melarang segala bentuk riba.

Pinjaman bebas riba bisa kamu dapatkan dengan meminjam uang dari situs-situs tertentu. Misalnya duhasyariah.com atau syarq.id.

2. Menggunakan Bank Syariah

Setelah tidak lagi pinjam uang yang mengandung riba, kamu bisa memulai untuk berpindah dari bank biasa ke bank syariah. Bank syariah akan menghindarkan kamu dari riba karena adanya peraturan yang melarangnya. Dengan bank syariah, kamu bisa melakukan transaksi dengan cepat dan terhindar dari riba.

Banyak bank syariah yang bisa kamu pilih, contohnya Bank Syariah Mandiri, Bank BNI Syariah, Bank BCA Syariah, dan banyak lagi bank syariah swasta.

3. Investasi Bebas Riba

Tidak cuma soal pinjaman atau menyimpan uang, investasi pun juga harus terhindar dari riba. Agar hijrahmu tidak terganggu karena adanya riba atau gharar dalam meningkatkan passive income dengan berinvestasi.

Jakarta Islamic Index merupakan salah satu pilihan investasi saham yang bebas dari riba atau gharar. Jika tidak ingin investasi saham dan lebih memilih reksadana, pilihlah reksadana syariah. Begitu pula kalau ingin P2P lending maka bisa memilih yang syariah seperti qazwa.id atau indves.com.

4. Membayar Zakat

Jika kamu punya harta dengan syarat-syarat yang telah terpenuhi, maka wajib hukumnya untuk membayar zakat maal. Jika syarat sudah terpenuhi, kamu harus mengeluarkan 2,5% dari keseluruhan jumlah hartamu. Tapi, kalau syaratnya belum terpenuhi, kamu belum perlu mengeluarkannya.

5. Menabung untuk Haji

Ibadah Haji diwajibkan untuk seluruh umat Islam yang mampu. Maka itu, kamu bisa mengumpulkan uang untuk menunaikan ibadah haji. Kamu bisa menyisihkan uang saku atau pendapatan dan menekan biaya pengeluaran yang tidak diperlukan.

Karena membutuhkan dana yang tidak sedikit, maka kamu harus bisa menahan diri untuk tidak menggunakan uang tabungan tersebut untuk hal lain, terutama yang tidak begitu mendesak. Jika suatu saat nanti uang dari tabungan sudah terkumpul, maka tunaikanlah ibadah haji.

Bukan suatu hal yang mustahil bagi seseorang untuk berhijrah, karena pada dasarnya pada niat dan usaha yang kuat hijrah bisa dilaksanakan. Meski tidak mudah, kita harus terus berusaha agar hijrah bisa dicapai.

Apakah kamu siap untuk memulai berhijrah dari segi finansial?

  • Share

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *