5 Langkah untuk Memulai Hijrah secara Finansial

  • Author
    Umar
  • Posted on
    Aug 06, 2020 07:38 am
  • Readed
    53 Views
Better late than never, right?

Di kalangan kaula muda, hijrah sekarang sudah menjadi tren baru yang lagi populer. Kalau dulu, stereotip orang yang baru mau hijrah jika sudah menikah.

Di era digital seperti sekarang ini, berbagai pesan dan pelajaran agama Islam sangat mudah untuk didapatkan. Nggak perlu berpindah tempat, kini kita bisa menikmati ceramah, kajian, dan nasihat dari tokoh agama di mana pun dan kapan pun.

Apa itu hijrah?

Secara singkat, hijrah meliputi banyak aspek dalam kehidupan seseorang yang memiliki komitmen untuk berhijrah. Mulai dari hal yang internal seperti kepercayaan, ketaatan, niat dan sebagainya sampai yang sikapnya eksternal seperti pilihan pergaulan, pakaian, makanan, hingga keuangan.

Yuk, kita pahami lagi langkah apa yang bisa dilakukan untuk memperdalam hijrah secara finansial.

1. Berhenti Meminjam Uang dengan Riba

Riba sudah jelas diharamkan di ajaran Islam, walaupun bentuknya nggak terlalu nampak. Buat kamu yang sebelumnya pernah menggunakan pinjaman untuk multiguna, kartu kredit, cicilan dan sejenisnya yang bisa menimbulkan riba, cobalah untuk meninggalkannya secara perlahan.

Kini, terdapat beberapa situs yang bisa kamu manfaatkan untuk melakukan pengajuan pembiayaan yang bebas riba. Seperti syarq.id dan duhasyariah.com.

2. Buka Rekening di Bank Syariah

Membuka rekening dari bank syariah adalah langkah kedua untuk menjalani hijrah secara finansial. Dengan semakin bertambahnya online shop, marketplace, e-commerce, dan lain sebagainya, menandakan bahwa transaksi kini bergerak semakin cepat. Dan pada akhirnya, kita perlu menggunakan bank syariah agar transaksi kita menjadi berkah dan bebas dari riba.

Pilihan banknya pun banyak, seperti Bank BNI Syariah, Bank Muamalat, Bank Syariah Mandiri, Bank BCA Syariah, dan bank syariah swasta lainnya.

3. Investasi Syariah

Kini, kita bisa melakukan investasi yang terbebas dari riba maupun gharar, dengan berinvestasi saham di Jakarta Islamic Index. Kalau kamu pengguna reksadana, kamu bisa memilih opsi reksadana syariah. Jika kamu lebih tertarik dengan P2P lending, kamu juga bisa berinvestasi di platform P2P syariah seperti indves.com atau qazwa.id.

Jadi, kamu masih bisa berinvestasi untuk meningkatkan passive income, tanpa mengganggu komitmenmu buat berhijrah.

4. Menunaikan Zakat

Kita wajib menunaikan zakat maal, apabila kita memiliki harta yang sudah memenuhi syaratnya. Kalau belum memiliki harta yang sesuai dengan syaratnya, kamu nggak perlu mengeluarkannya. Sedangkan, jika kamu memiliki harta di atas itu, kamu perlu memberi 2,5% dari total harta kamu.

5. Menabung untuk Ibadah Haji

Menunaikan ibadah haji memang bukan hal yang murah, tapi kita semua tahu bahwa haji adalah salah satu dari rukun Islam. Karena memerlukan anggaran yang lumayan besar, kita butuh mempersiapkan perjalanan haji dari jauh-jauh hari dengan menabung. Jika kamu sudah memasuki usia 20 tahun, kamu bisa mulai menabung dari sebagian uang jajan atau penghasilanmu untuk pergi haji.

Kenapa kita harus menabung untuk pergi haji secepatnya? Karena pada akhirnya, menunaikan ibadah haji adalah salah satu kewajiban bagi seorang muslim yang mampu. 

Terkadang, sebagai manusia kita perlu mengusahakan sebisa mungkin untuk menjaga ketaatan karena hijrah adalah perjalanan panjang. Pada akhirnya, hanya Allah SWT yang bisa menentukan apakah kita akan tetap istiqomah di jalannya atau tidak.

Jadi, apakah kamu sudah siap buat memulai hijrah secara finansial?

  • Share

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *