Apa Saja Langkah Awal dalam Memulai Financial Journey?

  • Author
    andisultan
  • Posted on
    Jun 23, 2020 09:17 am
  • Readed
    143 Views
Life is a journey, so does your finance.

Kenapa ya mereka gak pernah mengajarkan kita tentang keuangan saat sekolah?

Ini pertanyaan yang sering banget muncul saat kita menyelesaikan kuliah dan memasuki lingkungan pekerjaan. It’s mind-boggling, karena kita belajar apa pun kecuali cara mengatur keuangan saat sekolah. Karena setiap harinya, hampir semua keputusan yang kita buat selalu saja berhubungan sama uang.

Entah itu tentang pembayaran utang/kredit, beli rumah, atau bahkan cuma mau memutuskan buat mengeluarkan uang Rp50.000 untuk fast food apakah akan worth it atau enggak.

Memiliki pengetahuan dasar personal finance topics seperti budgeting, saving and investing, debt management, dan program pemerintah seperti BPJS pasti akan lebih mempersiapkan diri kita untuk melangkah ke fase hidup berikutnya.

Baca: 6 Dosa Finansial yang Harus Kamu Hindari

Bahkan buat usia sekolah menengah, semua mata pelajaran tersebut bisa diperkenalkan dengan cara yang ringan dan menyenangkan. Dengan begitu saat kuliah, kita bisa lebih pintar dalam memilih universitas, menggunakan layanan kredit pendidikan bila perlu, mencari beasiswa, sampai mendapatkan program beasiswa yang disediakan oleh pemerintah.

Banyak dari kita yang baru mengetahui atau belajar tentang dunia keuangan, saat mau lulus kuliah. Ketika kita belum tahu apa yang ingin kita lakukan saat lulus kuliah, kita gak akan khawatir untuk memulai karir sebagai guru, pemadam kebakaran, atau barista di kedai kopi karena sudah memiliki pengetahuan dasar keuangan demi mencapai tujuan yang lebih besar.

Memiliki pemahaman dasar tentang uang, wajib menjadi bekal utama setelah memahami kesehatan kita. Studi demi studi telah menunjukan kalau memegang kendali atas kesehatan dan uang, bisa mengarahkan kita pada kualitas hidup yang lebih baik, seperti:

  • Lebih mudah mengelola tingkat stres,
  • Suasana hati lebih cenderung positif,
  • Tingkat berperilaku agresif akan semakin kecil,
  • Lebih produktif di tempat kerja dan di rumah,
  • Memiliki pengelolaan kredit yang lebih baik, &
  • Bisa mempertahankan hubungan yang lebih baik dengan pasangan dan anak.

Pastinya, kita semua pasti akan selalu mengalami naik dan turun dalam keadaan uang dan kesehatan. Agar tetap dalam keadaan yang stabil, kuncinya adalah dengan menentukan pencapaian, membagi prioritas, dan mempersiapkan diri untuk hal-hal yang tak terduga.

Baca: Belajar Kakeibo, Seni Menyimpan Uang dari Jepang

Pernah gak kamu menaiki pesawat saat pergi, dan melihat gambar peta di depanmu? Bayangkan kalau gak ada petanya. Or worse yet, nggak ada kontrol radio atau GPS.

Apa kamu akan tetap percaya pada pilot untuk mencapai destinasimu? Bagaimana jika pilot tersebut melewati medan angin kencang dan kabut tebal tak terduga?

Keuangan juga sama seperti itu.

Kita semua pasti melalui banyak cobaan dan rintangan dari waktu ke waktu. Mengembangkan rencana yang memperhitungkan fluktuasi, bisa memberi kita penerbangan yang lebih nyaman dan bikin pesawat kita mendarat dengan selamat di darat dengan tujuan yang kita mau.

Here are 5 basic steps you take to start your financial journey:

Catat Pendapatan & Pengeluaran, Kemudian Mulai Budgeting Plan

Lihat kembali angka-angka yang sudah kamu dapatkan dan keluarkan selama 3 bulan terakhir. Ini akan memberikanmu gambaran tentang apa yang akan kamu lakukan dalam hal pengeluaran sesuai kemampuanmu.

Dengan menggunakan data tersebut, kamu akan lebih mudah dalam menentukan anggaran tiap bulan demi mencegah diri dari pengeluaran yang boros.

Saat kamu gak melacak keuangan, kamu bisa berpotensi menyebabkan utang kartu kredit yang gak diinginkan, pembayaran yang gak stabil, dan menghalangimu untuk meningkatkan keuanganmu dan menjalani hidup yang kamu cintai.

Butuh personal budgeting template untuk memulai langkah ini? Klik di sini!

Identifikasi Semua Aset dan Liabilitas

Kamu cuma butuh 2 kolom. Di kolom kiri berisi semua nama hartamu seperti rumah, tanah, rekening tabungan, investasimu, kendaraan, dan BPJS ketenagakerjaan. Di sisi kanan, tulis semua tanggunganmu seperti KPR, kredit kendaraan, dan cicilan kartu kredit lainnya.

Untuk mengetahui Net Worth (Kekayaan Bersih) kamu, kurangi kolom kanan dengan kolom kiri ini. Simpel, kan?

Baca: Mau Independen secara Finansial? Kurangi Hura-Hura 5 Hal Ini

Tetapkan Beberapa Pencapaian

Tetapkan 3 tujuan yang mau kamu capai di tahun berikutnya dan dalam 5 tahun ke depan. Terus, tentukan langkah-langkah kecil apa yang diperlukan untuk mencapainya.

Contohnya, kalau kamu mau menabung untuk membeli rumah dalam 5 tahun dan kamu butuh Rp90.000.000 untuk DP. Dibagi 60 bulan, kamu membutuhkan kurang lebih Rp1.500.000 per bulan untuk ditabung.

For each goal, specify how you will be rewarded so that you can keep your “eyes on the prize”.

Unknown

Kalau kamu tipe orang visual, cetak beberapa gambar tentang tujuanmu dan letakkan di suatu tempat yang sering kamu lihat, agar kamu semakin termotivasi setiap harinya.

Buat Rencana Tabungan

Kuncinya adalah mulai dari yang kecil dan menabung setiap bulan. Jangan terlalu memaksakan atau berlebihan juga dalam memulainya karena itu bisa menyusahkan diri sendiri.

Seiring berjalannya waktu, kamu akan merasa lebih nyaman dalam menabung. Saat sudah nyaman, lakukan sedikit peningkatan pada jumlah tabungan bulananmu secara perlahan.

Tips lainnya adalah dengan menaruh uangmu ke rekening tabungan yang susah kamu akses. Terakhir, cobalah untuk lebih sabar dalam menghadapi promo dan penawaran yang sangat menggiurkan bagi kamu.

Baca: Mending Menabung atau Investasi Ya?

Evaluasi Kembali 4 Langkah di Atas Setiap Tahun

Semakin kamu memperhatikan keuanganmu, semakin banyak juga kontrol yang akan kamu miliki. Sama seperti olahraga dan diet, semakin baik kamu memantau berat badan dan apa yang kamu makan, semakin besar kemungkinan kamu dalam mempertahankan gaya hidup sehat dan mencapai hasil yang kamu mau.

Ada beberapa online tools yang bisa membantumu dengan semua hal di atas. Gunakan kalender untuk membuat reminder dan sediakan waktu untuk tugas-tugas ini, dan perlakukan kegiatan itu seperti important meeting atau job interview.

Meskipun kita mungkin gak memiliki “Aset dan Liabilitas” sebagai remaja atau dewasa muda, memiliki pendidikan dasar di bidang keuangan akan menjadi fondasi untuk tahun-tahun berikutnya dalam menentukan keputusan penting dalam kehidupan. Selamat mencoba!

Jangan lupa untuk download Personal Budgeting tracker dari neu ya untuk membantu kamu dalam memantau keuangan yang dimiliki setiap bulannya!

  • Share

Artikel Terkait

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *