Spend

Manage

Invest

BankingSoon

Blog

Promo

INVESTASI

5 Jenis Investasi Online untuk Pemula, Pilih Mana?

Hello neupeeps!

Memulai investasi untuk pemula memang terkadang tidak mudah. Kamu mungkin masih merasa ragu karena takut rugi. Kamu juga merasa takut karena belum paham betul jenis investasi online yang harus dipilih.

Dalam artikel ini kamu tidak hanya mengetahui berbagai jenis investasi yang cocok untuk pemula tetapi juga mengetahui beberapa tips untuk bisa memilih investasi yang tepat.

Jenis Investasi Online untuk Pemula

Ada berbagai jenis investasi yang bisa kamu pilih, mulai dari yang jangka pendek hingga yang jangka panjang. Sebagai pemula dalam dunia investasi, kamu harus tahu kelebihan dan risiko masing-masing jenis.

Berikut pembahasan lengkapnya.

1. Deposito

Pertama adalah deposito. Jenis investasi yang satu ini menjadi favorit banyak orang karena hampir semua bank menyediakan produk ini.

Dengan berinvestasi dalam deposito, kamu bisa menyimpan uang dalam jumlah tertentu dalam periode waktu yang sudah ditetapkan. Bisa mulai dari 1 bulan, 2 bulan, 6 bulan, atau 1 tahun. Selama periode waktu tersebut, kamu tidak bisa menarik uangmu.

Ini berarti, instrumen yang satu ini tidak mudah dicairkan karena harus menunggu periode deposito berakhir. Selain itu, bunga yang diberikan cukup sedikit dan seringkali belum bisa mengalahkan tingkat inflasi tahunan.

2. Surat Berharga Negara

Jenis investasi berikutnya adalah Surat Berharga Negara (SBN). Banyak generasi muda mulai melirik investasi ini karena sekarang lebih mudah diakses secara daring.

Investasi ini berupa surat utang negara yang bisa dibeli dari pemerintah. Kamu bisa membelinya dari situs web Kemenkeu. Kamu bisa mendapatkan keuntungan mulai dari 6% dalam investasi SBN.

Risiko investasi ini sangat rendah karena keamanannya dijamin oleh negara. Apakah kamu tertarik?

3. Investasi Online dengan Menabung Emas

Emas sudah menjadi produk investasi sejak lama. Bisa dibilang emas adalah produk investasi yang paling tua. Harga emas selalu meningkat setiap tahunnya.

Harga emas saat ini sudah hampir menyentuh Rp1 juta per gram. Namun saat ini, kamu bisa membeli emas dengan cara menabung. Kamu bisa memiliki emas secara daring dengan modal mulai dari Rp500 saja.

Selain itu, emas dalam bentuk online tidak memerlukan tempat penyimpanan khusus. Kamu tidak perlu menyiapkan tempat dengan keamanan ekstra untuk menyimpan emas. Risiko emas hilang pun bisa diminimalisasi.

Akan tetapi, kenaikan harga emas dalam jangka pendek sangat sedikit. Karena itu, emas lebih cocok dijadikan investasi dalam jangka panjang.

4. Reksa Dana Pasar Uang

Investasi populer lain di kalangan pemula adalah reksa dana pasar uang atau sering disingkat menjadi RDPU.

Investasi ini cocok untuk kamu yang masih awam dengan investasi. Dalam investasi RDPU, ada manajer investasi yang berpengalaman dan profesional. Manajer investasi ini akan membantu mengelola uangmu dan menempatkannya ke berbagai instrumen investasi pasar uang.

Jika kamu bingung harus berinvestasi ke mana, RDPU bisa menjadi pilihan.

5. P2P Lending

Jenis investasi untuk pemula berikutnya adalah Fintech Peer-to-peer Lending. Sebagai investor, kamu akan bertindak sebagai Pendana yang meminjamkan uang yang kamu miliki untuk borrower yaitu UMKM.

Pelaku UMKM akan memanfaatkan pinjaman dari kamu untuk mengembangkan usaha mereka. Sementara itu, Bunga pinjaman UMKM akan menjadi keuntunganmu dalam P2P Lending.

Perusahaan fintech P2P Lending hanya sebagai perantara agar interaksi pinjam-meminjam ini dapat terjadi secara daring.

Tips Memilih Investasi Online untuk Pemula

Kamu sudah mengetahui berbagai jenis investasi untuk pemula yang bisa dicoba. Sekarang saatnya untuk tahu bagaimana cara untuk memilih mana investasi yang cocok untukmu. Berikut tipsnya.

Tentukan Tujuan Investasi

Tips pertama adalah menentukan tujuan investasi. Kamu perlu tahu uang investasimu akan digunakan untuk apa. Selain itu kamu juga harus tahu kapan hasil investasi ini akan digunakan.

Sebagai contoh, kamu berinvestasi agar bisa mempersiapkan dana untuk pernikahan 3 tahun lagi. Karena jangka waktu yang pendek, kamu bisa memilih produk investasi seperti RDPU atau P2P Lending.

Sementara jika kamu berinvestasi untuk membeli rumah 10 tahun lagi, produk investasi jangka panjang seperti emas lebih cocok.

Jangan Hanya Keuntungan, Kenali Risiko Investasi

Kedua, jangan hanya tergiur dengan keuntungan yang ditawarkan oleh produk investasi. Setiap instrumen investasi ada risikonya dan kamu harus mempelajarinya.

Sebagai investor, kamu harus memahami prinsip high risk, high return dalam investasi. Semakin tinggi risiko sebuah investasi, semakin tinggi pula keuntungan yang bisa didapatkan.

Kamu harus mencoba mencari strategi untuk menghadapi risiko investasi yang dipilih. Salah satu caranya adalah dengan tidak meletakkan uangmu hanya dalam satu jenis investasi melainkan menyebarkan ke berbagai jenis. Cara ini disebut diversifikasi.

Kesimpulan

Itulah beberapa jenis investasi online yang bisa kamu pilih dan tips untuk menentukan jenis investasi pertamamu.

Ada banyak pertimbangan yang harus dipikirkan sebelum memulai. Pilihanmu belum tentu sama dengan orang lain. Ini adalah hal yang wajar karena kebutuhan setiap orang berbeda.

Namun, terlalu banyak menunda juga tidak baik. Kamu harus belajar sambil praktik agar lebih mudah memahami.

Selamat berinvestasi!


Share

Artikel Terkait

INVESTASI

Beli Emas Online Sekarang Lebih Mudah Melalui neuGold!

INVESTASI

Emas Digital Bisa jadi Alternatif Investasi Aman untuk Masa Depan

INVESTASI

Investasi Emas Online Lebih Aman Melalui neuGold

Ikut gabung dengan 0++ pengguna neu untuk kebebasan finansialmu
qr
arrow
Scan kode QR di samping untuk download di Android dan iOS
iphone