Spend

Manage

Invest

BankingSoon

Blog

Promo

KEUANGAN

Financial Abuse dalam Relationship: Apa Saja Ciri-Cirinya?

Hello, neupeeps!

Selama ini kita sering banget dengar tentang kekerasan dalam hubungan, tapi biasanya yang selalu dibahas adalah kekerasan fisik atau verbal. Padahal sebenarnya kekerasan yang terjadi itu nggak sebatas pada dua hal yang sudah disebutkan sebelumnya, loh. Ada juga yang namanya kekerasan finansial dalam hubungan yang patut untuk neupeeps waspadai!

Apa Itu Financial Abuse?

Financial abuse adalah bentuk kekerasan yang ditunjukan salah satu pasangan dengan mengontrol hubungan melalui uang dan keadaan finansial. Sering banget dalam kasus abusive relationship, kedua belah pihak baik para korban maupun para pelaku nggak sadar kalau tindakan yang mereka lakukan itu termasuk ke dalam bentuk kekerasan.

Nyatanya, kekerasan finansial justru yang paling marak terjadi di dalam sebuah hubungan, loh. Menurut data dari Center for Financial Security di Amerika Serikat, 99% kekerasan dalam rumah tangga akarnya berasal kekerasan finansial. Bahkan, Catatan Tahunan Komnas Perempuan di tahun 2020 juga melaporkan sebanyak 363 kasus kekerasan finansial terjadi di ranah privat.

Terus, ciri-ciri pasangan yang melakukan financial abuse tuh apa aja sih?

Menghambat Karir

“Kamu di rumah aja, nggak usah kerja.”

Hayo, siapa yang sering dengar kalimat itu? Siapa sangka kalimat yang sering banget dianggap sepele sama sebagian orang, malah kenyataannya menunjukkan salah satu perilaku kekerasan finansial.

Biasanya pasangan menghambat kemajuan karir kita karena merasa insecure melihat pasangannya lebih sukses, neupeeps. Kalau pasangannya lebih sukses, otomatis posisi si dia menjadi lebih lemah dan dia khawatir nggak bisa punya kontrol lagi di dalam hubungan.

Makanya nggak heran kalo tipe pasangan seperti ini akan menghalangi kalian untuk mengejar cita-cita kalian, bahkan sampai menyabotase. Padahal pasangan yang baik adalah pasangan yang saling suportif bukan?

Financial Infidelity

Financial infidelity ini maksudnya ketika pasangan menggunakan uang kamu secara diam-diam tanpa izin, neupeeps. Biasanya, tindakan ini sering terjadi bagi pasangan yang sudah menikah.

Hal ini dikarenakan salah satu pihak merasa bahwa dirinya telah “memiliki” sang pasangan secara legal setelah menikah sehingga ia pun merasa berhak untuk menikmati bahkan mengontrol keuangan pasangannya bahkan sampai habis.

Lebih parahnya lagi, si pelaku sering ditemukan nggak mempunyai rasa tanggung jawab untuk mengganti uang yang telah digunakan. Nggak jarang, ia justru memberikan tagihan pembayaran atas segala hal yang ia gunakan kepada pasangannya, bahkan ketika ditegur pun ia justru mengeluarkan jurus bahwa tagihan yang harus dibayarkan pasangannya tersebut sebagai bukti cinta. Waduh!

Menggunakan Uang Sebagai Reward dan Punishment

Ciri ketiga ini maksudnya adalah ketika pasangan menjadikan uang sebagai alat untuk reward atau punishment.

Hah, nggak paham deh?

Iya, jadi kalau kamu nurutin kemauannya, dia pasti akan ngasih kamu hadiah dalam bentuk uang. Tapi kalau menurut dia kamu mengecewakan, pasti si dia juga akan menggunakan uang sebagai bentuk hukuman untuk mendidik kamu. Misalnya, dengan mengurangi atau men-stop suplai uang bulanan.

Mengakses Rekening Pribadi dengan Pemaksaan

Consent dalam sebuah hubungan itu penting banget, neupeeps. Berbagi pin rekening dengan pasangan nggak ada masalahnya kalo memang dua pihak consent alias melakukannya dengan sukarela. Kalau udah minta kode rekening dengan memaksa sih udah toxic banget ya karena satu pihak pasti merasa dirugikan.

Ngasih informasi pribadi itu adalah suatu pilihan jadi kalo sifatnya pemaksaan meskipun dilakukan sama pasangan tetap nggak bisa ditolerir, ya, neupeeps. It’s abusive behaviour!

Dari beberapa ciri yang sudah disebutkan di atas, semoga kamu nggak akan pernah mengalaminya ya, neupeeps. Pastikan kamu dan pasangan sudah ada kesepakatan bersama tentang keuangan kalian.

Kalau pasangan kamu menunjukkan ciri di atas, coba segera dipikirin lagi deh apakah kamu mau tetap melanjutkan hubungan sama dia. Pokoknya, say no to abusive and toxic relationship!


Share

Artikel Terkait

KEUANGAN

Aplikasi Kelola Keuangan untuk Finansial yang Lebih Baik

KEUANGAN

Aplikasi Keuangan untuk Semua Hal, Transfer Hingga Investasi

KEUANGAN

Aplikasi Pengatur Keuangan untuk Finansial Lebih Aman

Ikut gabung dengan 0++ pengguna neu untuk kebebasan finansialmu
qr
arrow
Scan kode QR di samping untuk download di Android dan iOS
iphone