Spend

Manage

Invest

BankingSoon

Blog

Promo

INVESTASI

Peer to Peer Lending: Investasi Kekinian Yang Digandrungi Kaum Milenial

Hello, neupeeps!

Nggak bisa dipungkiri kalau generasi milenial sekarang sudah mulai sadar bahkan berani melakukan investasi. Dengan semakin berkembangnya teknologi dan juga meningkatnya literasi finansial di masyarakat, mereka sadar bahwa investasi menjadi hal penting karena dapat membantu mencapai financial goals di masa yang akan datang.

Neupeeps sendiri termasuk generasi milenial yang rajin investasi nggak nih?

Nah, salah satu jenis investasi kekinian yang lagi hits dan naik daun belakang ini adalah peer to peer lending atau P2P Lending. Siapa yang sudah pernah dengar tentang P2P Lending? Atau justru neupeeps masih belum familiar dengan jenis investasi ini?

Eits, perlu diketahui kalau investasi nggak cuma dalam bentuk saham, reksadana, obligasi, dan emas doang, neupeeps. Yuk, pantengin artikel ini lebih lanjut untuk kepoin jenis investasi yang lagi hits di kalangan milenial~

P2P Lending dan Cara Kerjanya

Ibaratnya sebuah marketplace yang mempertemukan penjual dan pembeli secara online, peer to peer lending ini merupakan platform yang memungkinkan para pencari dana bisa bertemu dengan para pemberi pinjaman secara online.

Di dalam peer to peer lending, orang-orang yang terlibat di dalamnya ini biasa disebut lender dan borrower, neupeeps. Lender merujuk kepada para investor yang menginvestasikan sebagian uang mereka untuk disalurkan kepada para peminjam, istilah gampangnya lender ini adalah orang-orang yang ngasih pinjaman. Lalu, borrower adalah mereka yang sedang mencari dana untuk dipinjam.

Nah, seluruh interaksi atau aktivitas yang berhubungan dengan meminjamkan atau mengajukan pinjaman ini dipayungi di sebuah platform online bernama peer to peer lending, neupeeps. Untuk bisa sign up sebagai lender atau borrower, biasanya kamu perlu memenuhi persyaratan dan segala prosedur administrasi dulu yang semuanya juga dilakukan secara online.

Proses transaksi di peer to peer lending sudah diatur dan diawasi oleh OJK, neupeeps, sehingga bisa dipastiin dan memang seharusnya berjalan dengan aman as long as kamu pilih platform peer to peer lending yang memang sudah terdaftar dan mendapatkan izin dari OJK. Peer to peer lending juga dapat mempertemukan lender dengan borrower sesuai dengan selera risiko.

Misalnya, kamu adalah seorang borrower dan kamu hanya ingin ngasih pinjaman bagi usaha-usaha mikro aja. Jadi, di dalam peer to peer lending ini kamu bisa pilih target siapa aja yang ingin diberikan pinjaman dana~

Alasan Peer to Peer Lending Hits di Kalangan Milenial

Menurut data dari OJK, terdapat 69,18% lender berusia 19 hingga 43 tahun yang aktif menanamkan dananya di platform peer to peer lending per Juni 2020. Mengutip dari Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI), besarnya segmen milenial yang menjadi lender nggak luput dari kegiatan sosialisasi dan edukasi ke daerah-daerah tentang industri fintech peer to peer lending secara khusus. Tapi sebenarnya, apa sih yang bikin peer to peer lending lebih diminati sama milenial?

Peer to peer lending memungkinkan para lender untuk ngasih pinjaman sesuai dengan preferensi masing-masing, neueeps. Pokoknya terjangkau banget buat para milenial karena bisa menyesuaikan dengan kemampuan masing-masing! Para lender nggak perlu ngeluarin nominal puluhan bahkan ratusan juta buat investasi peer to peer lending tapi justru potensi keuntungan yang mereka dapatin nantinya menarik banget untuk periode jangka panjang. Yup, kalau dibandingin sama deposito, imbal hasil yang kamu dapetin dari peer to peer lending bisa 15% hingga 25% per tahun, neupeeps~ lumayan banget, ‘kan? Modal minim, tapi imbal hasil menggiurkan.

Penentuan Tenor Fleksibel

Nah, keuntungan investasi di peer to peer lending salah satunya karena fleksibel untuk nentuin tenor atau jangka waktu pinjaman. Bisa dalam waktu 3 bulan, 6 bulan, 1 tahun, atau bahkan dalam waktu 2 tahun. Intinya tergantung kamu, neupeeps~ kamu mau pengembalian dana pinjamannya lebih cepat atau agak lama supaya keuntungan kamu lebih maksimal.

Membantu UMKM Indonesia

Sebagian besar borrower di platform peer to peer lending adalah pelaku UMKM di Indonesia. Dengan kamu menjadi lender, artinya kamu secara nggak langsung membantu para UMKM ini untuk mengembangkan usaha mereka. Kalau kata peribahasa populer namanya sambil menyelam minum air, artinya sembari berinvestasi kamu juga membantu perkembangan produk lokal Indonesia dan menanamkan paham literasi keuangan bagi masyarakat untuk masa depan Indonesia yang lebih baik~

Jadi, tertarik untuk coba investasi di peer to peer lending, neupeeps? Pokoknya kalau kamu tertarik untuk jadi lender, wajib untik pilih platform peer to peer lending yang terdaftar dan diawasi regulator resmi seperti OJK biar kamu nggak jadi korban investasi bodong, ya~

neu baru-baru ini juga rilis fitur baru namanya neuGrow, loh. Pendanaan dijamin aman karena neu bekerja sama dengan Modal Rakyat, yakni fintech peer to peer lending yang telah terdaftar di OJK.

Yuk, bikin uang kamu kerja untuk kamu juga, neupeeps!


Share

Artikel Terkait

INVESTASI

Beli Emas Online Sekarang Lebih Mudah Melalui neuGold!

INVESTASI

Emas Digital Bisa jadi Alternatif Investasi Aman untuk Masa Depan

INVESTASI

Investasi Emas Online Lebih Aman Melalui neuGold

Ikut gabung dengan 0++ pengguna neu untuk kebebasan finansialmu
qr
arrow
Scan kode QR di samping untuk download di Android dan iOS
iphone