Spend

Manage

Invest

BankingSoon

Blog

Promo

INVESTASI

Potensi Penipuan P2P Lending yang Harus Diwaspadai

Hello neupeeps!

P2P lending saat ini sudah mulai dikenal di masyarakat. Kemudahan dalam meminjam uang membuatnya bisa diandalkan untuk dijadikan dana bantuan. Apalagi persyaratannya yang tidak susah yang membuat banyak orang lebih memilihnya.

Namun sayang ada beberapa platform P2P lending yang rupanya hanya mementingkan keuntungan saja. Bahkan mereka membuat para debiturnya rugi luar biasa. Nah berikut beberapa potensi penipuan P2P lending yang wajib kamu waspadai.

Meminta akses pada data pribadi

Umumnya ada aturan yang membatasi platform P2P Lending supaya tidak sampai mengakses data pribadi nasabah. Oleh sebab itu kamu mesti waspada kalau ada platform P2P lending yang tiba-tiba melakukan hal itu. Pasalnya data pribadi kamu bisa dipakai dengan sesuka hati untuk tujuan tertentu. Bisa saja digunakan sebagai pemerasan masalah pembayaran hingga dijual. Di era yang modern ini, data pribadi adalah hal yang dilindungi dan sudah ada aturannya sehingga tidak boleh disalahgunakan.

Kreditur terkesan memaksa dan tidak sopan

Memang namanya pinjam uang suatu saat akan ada kalanya ditagih pula. Nah, namun kalau platform P2P lending yang punya potensi penipuan maka mereka akan menagih dengan tak biasa. Alih-alih penagihan dilakukan secara sopan, yang ada malah seolah mengejar-ngejar saat melakukan penagihan. Mirisnya lagi, dalam penagihan itu kadang tak kenal waktu. Bahkan pada saat bukan jam kerja atau hari libur pun penagihan tetap dilakukan. Oleh sebab itu kamu harus lebih waspada dalam memilih platform P2P lending daripada terjebak dalam penipuan.

Memberikan dana yang tidak diminta

Sering terjadi platform P2P lending yang melakukan penipuan kadang memberikan dana yang tidak diminta oleh debitur. Tujuannya adalah supaya bunga makin banyak dan mereka semakin dapat keuntungan. Oleh sebab itu ketika hal ini terjadi pada platform P2P lending yang kamu pilih, maka wajib waspada. Pasalnya hal ini akan dilakukan secara berulang kali dan akan mengakibatkan kerugian yang luar biasa. Nah, ketimbang terjebak dalam P2P Lending yang abal-abal, mending pakai neu yang semua transaksinya dilakukan sesuai dalam aturan OJK.

Informasi yang dimiliki tidak jelas

Sebenarnya masalah informasi dari platform P2P lending juga bisa digunakan sebagai acuan apakah sebuah penipuan atau bukan. Ya, umumnya platform P2P lending yang legal akan menunjukan semua informasi secara jelas pada para nasabah. Sebaliknya, yang ilegal dan punya potensi penipuan maka menggunakan alamat, nomor telepon dan email yang tidak jelas. Bahkan mereka tidak masuk dalam daftar platform P2P lending yang ada di OJK. Nah kalau seperti itu kamu wajib untuk waspada.

P2P lending memang bisa jadi dana bantuan buat para pemilik bisnis. Namun sayang ada beberapa platform yang rupanya berpotensi untuk melakukan penipuan. Oleh sebab itu kamu harus lebih teliti dalam memilihnya.


Share

Artikel Terkait

INVESTASI

Beli Emas Online Sekarang Lebih Mudah Melalui neuGold!

INVESTASI

Emas Digital Bisa jadi Alternatif Investasi Aman untuk Masa Depan

INVESTASI

Investasi Emas Online Lebih Aman Melalui neuGold

Ikut gabung dengan 0++ pengguna neu untuk kebebasan finansialmu
qr
arrow
Scan kode QR di samping untuk download di Android dan iOS
iphone