Spend

Manage

Invest

BankingSoon

Blog

Promo

INVESTASI

Tips Berinvestasi Walaupun Gaji Masih UMR

Hello neupeeps!

Sekarang ini investasi bisa dilakukan oleh siapa saja. Tak perlu modal besar, bahkan dengan nominal sekecil biaya transfer antar bank saja kamu sudah bisa melakukannya. Yang harus menjadi catatan adalah dana yang kamu gunakan untuk investasi harus berasal dari uang dingin. Uang dingin adalah sejumlah nominal dana yang kamu sengaja sisihkan dan tidak akan dipakai untuk kebutuhan sehari-hari atau mendesak dalam waktu dekat.

Pertanyaannya, jika kamu masih bergaji UMR, bisa nggak mulai berinvestasi? Jawabannya adalah bisa. Sekarang ini sudah banyak instrumen investasi yang bisa kamu pilih dan tak membutuhkan modal besar. Hal ini jelas memudahkan untuk investor pemula yang masih belajar dan meraba-raba. Meski begitu, kamu tak boleh sembarangan ketika berinvestasi. Langkah-langkah yang kamu ambil harus tepat, atau setidaknya baca dahulu beberapa tips ini jika kamu ingin berinvestasi dengan gaji UMR.

Tentukan Tujuan Investasi

Ketika akan melakukan sesuatu, tentu kamu harus menentukan apa sih tujuan kamu melakukannya? Ini juga berlaku ketika kamu akan berinvestasi. Terlebih dengan gaji UMR yang mungkin pas-pasan untuk kebutuhan, kamu musti cerdik dalam menyisihkan uang untuk pos investasi. Untuk kamu yang masih pemula, ada skema umum yang bisa kamu pakai yaitu skema 10 % penghasilan.

Skema ini cocok untuk kamu yang ingin berinvestasi dengan cara menabung. Cara ini dirasa pas untuk pemula yang tidak terburu-buru mengejar inflasi. Namun jika kamu memiliki target tertentu dan memiliki dana lebih,kamu bisa menyisihkan lebih dari 10% penghasilan dan memilih instrumen investasi lain seperti reksadana atau saham.

Tentukan Jangka Waktu Investasi

Setiap orang yang berinvestasi tentunya ingin mendapatkan keuntungan di kemudian hari. Pertanyaannya, kemudian hari yang dimaksud ini termasuk dalam jangka waktu panjang, pendek atau menengah? Ketika berkeinginan untuk investasi, kamu perlu menentukan jangka waktunya. Masing-masing jenis jangka waktu ini tentu menawarkan risiko dan return yang berbeda. Instrumen yang dipakai pun bisa jadi berbeda.

Untuk investasi jangka pendek misalnya, investasi ini pas untuk kamu yang mengejar keuntungan dalam waktu dekat. Sedang investasi jangka menengah biasanya hasil baru bisa dituai setelah kurun waktu satu hingga lima tahun. Untuk investasi jangka panjang, kamu mungkin akan baru mendapatkan return yang tinggi setelah investasimu berumur di atas lima tahun.

Pilih Instrumen Investasi

Yang tak kalah penting dalam berinvestasi tentu saja instrumen yang akan kamu pakai. Instrumen investasi ada banyak sekali jenisnya. Biasanya akan berpengaruh dari jangka waktu yang kamu pilih. Untuk jangka waktu pendek misalnya, salah satu jenis instrumen yang bisa dipakai adalah reksadana, baik pasar uang atau pendapatan tetap. Jika kamu pemula dan ingin investasi jangka pendek, kamu bisa memilih reksadana yang sudah dikelola oleh manajer.

Untuk jangka waktu menengah, instrumen yang bisa dipilih adalah logam mulia dan obligasi dari sektor keuangan. Instrumen investasi jangka menengah ini biasanya baru bisa menguntungkan setelah tahun pertama hingga kelima. Sedang instrumen investasi jangka panjang bisa dicontohkan dengan investasi reksadana atau saham dengan tujuan sebagai dana pensiun. Jenis instrumen ini biasanya dilakukan lebih dari lima tahun sebelum menikmati keuntungannya.

Nah, untuk investasi emas, kamu juga bisa coba fitur neu bernama neuGold di mana kamu bisa menabung emas dengan cara yang lebih mudah. Bahkan yang lebih menarik lagi neuGold memungkinkan kamu untuk investasi emas mulai dari Rp10 ribu saja, cocok bagi yang gajinya masih UMR.

Cara Melakukan Investasi dari Gaji UMR

Ada banyak cara agar kamu bisa memulai berinvestasi meski kini masih memiliki gaji UMR. Pertama, kamu bisa langsung menyisihkan dana atau membuat pos investasi dari penghasilanmu. Umumnya, pos investasi diambil dari sepuluh persen dari penghasilan setiap bulannya. Jika kamu sudah menemukan instrumen yang cocok dan pas dengan dana yang kamu miliki setiap bulannya, kamu sudah bisa memulai investasi saat itu juga. Misalnya, dengan melakukan investasi tabungan emas.

Cara lain yang bisa ditempuh adalah dengan menabung. Ini cara tepat untuk kamu yang memilih instrumen investasi dengan dana yang cukup besar seperti reksadana atau saham. Kamu bisa mengumpulkan dana terlebih dahulu hingga mencapai jumlah yang diinginkan, baru kamu alokasikan untuk investasi.

Tidak ada kata terlambat untuk memulai investasi. Meski dengan gaji UMR, kamu bisa kok mulai sekarang juga. Mulai saja dengan neu, aplikasi yang mempermudah keperluan keuanganmu. Di neu, kamu bisa melakukan transaksi seperti transfer antar bank hingga investasi dengan cara beli emas online. Kapan lagi investasi jadi mudah begini?


Share

Artikel Terkait

INVESTASI

Beli Emas Online Sekarang Lebih Mudah Melalui neuGold!

INVESTASI

Emas Digital Bisa jadi Alternatif Investasi Aman untuk Masa Depan

INVESTASI

Investasi Emas Online Lebih Aman Melalui neuGold

Ikut gabung dengan 0++ pengguna neu untuk kebebasan finansialmu
qr
arrow
Scan kode QR di samping untuk download di Android dan iOS
iphone