• Share

Cara Menghindari Perilaku Impulsive Buying saat Belanja

  • Author
    andisultan
  • Posted on
    Jun 29, 2020 05:30 am
  • Readed
    110 Views
Shopping is one of our favorite activities when we are bored..

Shopping adalah satu kata yang bisa dilakukan kalau lagi senang, bosan, atau bahkan sedih. Dan biasanya, para cewek biasanya suka banget nih sama satu kegiatan ini. Apalagi kalau brand atau idola favorit mereka, baru saja mengeluarkan/mengenakan product baru yang sesuai dengan selera.

Pilihannya cuma dua, beli sekarang atau masukan ke wishlist.  

Woman said, “I surely do, I really enjoy shopping!” 

Then, what was the last thing you bought for yourself? 

Kemungkinan barang yang dibeli hasil dari keimpulsifan saat iseng liat-liat e-commerce atau lagi jalan-jalan ke public area.

Why did you buy it? 

The power of statementlucu” atau “ya iseng aja” terus check out. Padahal belum tentu barang yang telah dibeli, punya value yang “worth it” buat diri sendiri.

Sometimes you just need to control yourself! 

Why? Karena ini bakal bikin kamu jadi kaum konsumerisme, di mana kita memiliki kebiasaan yang boros untuk kepuasan semata. Terlebih menggunakan berbagai macam cara untuk bisa memuaskan keinginan tersebut.

Baca: No-Spend Challenge, Berani Coba?

Nah, ini dia 3 cara untuk menghindari perilaku impulsive buying, Yuk dicek ke bawah..

1. On a shoestring budget.

Bikin list belanja supaya kamu tetep on budget dan usahakan untuk tetap konsisten membeli barang yang memang sudah ada di dalam bucket list.

Kalau memang nggak ada di dalam bucket list, ya lewatin aja dan jangan masih curi-curi pandang~

2. Are there any sales going on?

Berpikir kompleks pada saat belanja itu penting banget loh! Kayak butuh atau nggak ya? Nanti bakal ada diskon atau nggak ya? Beli sekarang bakal bikin saat tanggal tua nyesel gak ya? Atau cari barang yang secara fungsi sama tapi memang lebih murah. 

Sebisa mungkin think twice and think more sebelum kamu memutuskan untuk membeli.

3. Don’t pay through the nose.

How do you usually pay when you buy something? Cashless?

Hindari pembayaran secara cashless ya!

Selalu siapkan uang tunai sebisa mungkin! Jangan pakai e-wallet, credit card, or debit card terus. Karena nanti, kamu akan kesulitan saat mengontrol pengeluaran di akhir bulan. Tinggal gesek atau scan, eh pas cek mutasi, udah banyak aja pengeluarannya.

Kalau kamu siapin uang tahu, kamu akan lebih gampang buat belanja sesuai dengan anggaran yang sudah kamu tentukan.   

Let’s say, kamu siapin uang cash 500rb untuk shopping atau groceries. Nah, kalau uang 500rb udah habis, artinya kamu harus stop untuk belanja lagi, atau kamu bisa mengganti barang yang mungkin lebih penting dari yang sudah ada di trolly kamu.

Baca: Mau Hidup Hemat? Berikut 6 Cara Menghabiskan Uang dengan Bijak

3 poin di atas, coba dijalankan kalau kamu mau menghindari perilaku impulsif, lalu persiapkan budget awalnya ya agar kamu tahu berapa limit belanjamu setiap bulan.

Daripada belanja hal yang nggak begitu butuh, mending kamu alihkan uangnya buat nabung dan investasi.

Karena ini akan lebih berguna dan bisa membantumu pada saat terjadi hal-hal yang tidak diinginkan atau tak terduga, di kemudian hari.

Silahkan men-download Personal Budgeting tracker dari neu untuk membantu kamu mengatur dan mengetahui pengeluaran bulanan yang dimiliki. Gratis!

  • Share

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *