• Share

Mau Independen secara Finansial? Kurangi Hura-Hura 5 Hal Ini

  • Author
    Umar
  • Posted on
    May 11, 2020 10:51 am
  • Readed
    139 Views
Money isn't everything but everything needs money, rite?

Millennials sering dikenal dengan generasi yang penuh dengan tuntutan gaya hidup dan juga kewajiban finansial yang bisa dibilang lumayan tinggi ya. Di antaranya pasti ada yang menghabiskan uang lebih banyak untuk memenuhi keinginan daripada kebutuhan, sampai akhirnya kewalahan dalam mengatur keuangannya karena harusnya kebutuhanlah yang diprioritaskan. 

Kamu termasuk generasi milenial yang seperti apa? Apakah kamu dapat mengatur financial kamu dengan baik atau kamu termasuk yang kewalahan dalam mengatur financial kamu?

Kalau kamu bisa mengatur keuangan kamu tentu sangat bagus untuk masa depanmu. Tapi kalau kamu merasa kamu termasuk orang yang kewalahan dalam mengatur keuangan, kamu perlu waspada, karena jika kamu ingin memenuhi keinginanmu pastinya ada kewajiban finansial yang juga harus kamu penuhi.

Faktor itulah yang membuat orang bisa memilih menggunakan kartu kredit atau paylater untuk memenuhi hasratnya. Hidup bergantung kepada gaji, maka dari itu jangan sampai lebih besar pasak daripada tiang ya.

Ingat, hidup financial independence bisa kamu mulai dari diri kamy sendiri ya

Baca: 6 Dosa Finansial yang Harus Kamu Hindari

Afterthought

Pertanyaan pentingnya, apakah gaji kamu selalu habis untuk membayar cicilan dan memenuhi kebiasaan yang kamu lakukan sehari-hari sampai kamu kekurangan untuk memenuhi kebutuhan? Lalu, apa yang kamu butuhkan? Mulai darimana ya untuk memperbaiki keuangan kamu? Bisa nggak yang kamu mengontrol keuangan kamu tanpa menyiksa diri karena tidak bisa memenuhi keinginan kamu?

Yuk, sebelumnya kita lihat dulu kebiasaan apa saja yang sering dilakukan supaya kamu tahu ke mana saja pengeluaran uangmu agar bisa merasakan yang namanya financial independence!

Makan di Luar & Hangout

Tanggal awal gajian pasti sibuk deh mencari tempat makan yang mewah sama temen kantor kaya bilang “Yuk makan di sini aja baru juga gajian”, lalu kamu setuju atas dasar nggak enak untuk menolak dan berpikir “Yaudahlah baru gajian ini gapapa deh untuk nyenengin diri, ini kan juga hasil upah selama 1 bulan kerja” dan tanpa sadar kamu menghabiskan uang yang lumayan besar untuk sekali makan saja. Padahal kamu masih punya 29 hari lagi untuk menerima gaji berikutnya.

Terus nggak cuma itu saja, ada lagi nih.

Ayo siapa yang selalu merayakan TGIF sama teman-teman kantor? Sulit banget dong pasti menolaknya dan nggak enak mau nolak, karena takut dibilang nggak seru. Percaya atau tidak, TGIF sudah menjadi tradisi di perkantoran Jakarta. Ya bisa dibilang, seperti reward untuk diri kamu setelah bekerja selama 5 hari. Nah kalau sudah seperti ini, bagaimana mau menjadi financial independence? Self Reward tidak apa-apa, tapi setidaknya jangan dilakukan terus menerus ya!

Fashion

Semua orang pasti ingin selalu tampil all out kan? Mengikuti tren agar selalu terlihat fresh. Ada barang baru keluar, wajib beli dan wajib punya! Padahal sikap impulsif itu bakal ngerugiin diri sendiri, karena kalau ngikutin tren fashion sendiri nggak akan ada habisnya. Belum lagi harus branded, supaya kalau ditanya nggak malu gitu jawabnya.

Hmmm, padahal kamu cukup berpakaian rapi dan eye catching aja udah cukup loh. Sekarang juga banyak akun thrift shop di Instagram yang bisa membuatmu tampil lebih stylish, dengan biaya yang sangat hemat.

Baca: Cara Bertahan Hidup tanpa Penghasilan saat Krisis COVID-19

Lifestyle

“Ngopi yuk di Starbucks!”

atau

“Yuk ngegym di Fitness First!”

Uuuu, kebayang dong berapa uang yang akan dikeluarkan setelah mendengar ajakan itu. Padahal, sebenarnya banyak alternatif lain yang bisa kamu pilih. Boleh aja sih ngopi di tempat mahal sekali-kali, asal jangan dijadikan rutinitas setiap hari.

Kalau kamu ingin gym biar hidup sehat, mungkin kamu bisa pilih alternatif lain. Seperti jalan kaki dari halte terdekat, atau melakukan gerakan workout di rumah bisa dengan melihat tutorial secara online di aplikasi atau Youtube. Hmmm misalnya squat, push up, sit up, plank atau jumping jacks. Outputnya sama-sama sehat tanpa mengeluarkan biaya.

Jika kamu bisa mengurangi 2 hal diatas, niscaya kehidupan financial independence akan semakin dekat dan bisa diraih!

Self-care

Skincare tuh jadi suatu kebutuhan banget sekarang. Bener nggak sih? Di mana-mana pasti ada perbincangan ini. Semua gender pasti mencari skincare agar wajahnya terlihat bagus, tanpa jerawat, nggak berminyak, nggak kering, dan juga glowing. Tapi tanpa disadari, biaya ini lumayan besar juga loh. Coba deh kamu hitung berapa pengeluaran kamu untuk ini dan treatment lainnya setiap bulan. Siapa tau kamu bisa kaget setelah kamu cek totalnya. Tapi jika kamu bisa meminimalisir budget dan memilah jenis perawatan yang cocok tanpa menguras kantor, niscaya kamu akan semakin dekat ke kehidupan financial independence.

Traveling

Kegiatan satu ini lagi hits banget nggak sih? Vakansi lalu mengambil moment untuk mengabadikannya dan diunggah ke media sosial untuk mempercantik feeds Instagram. Beberapa kaum pecinta traveling ada yang memang ingin menikmati perjalannya sampai titik akhir, sebut saja para backpacker. Ada juga yang ingin menikmati tempat tujuannya saja tanpa harus lelah dalam perjalanan, yaitu para pecinta staycation.

Budget yang kamu keluarkan saat traveling bukan hanya untuk transport tapi juga untuk tempat penginapan, makan dan jajan, pasti kamu nggak mau kan melewati moment menikmati makanan, jajanan dan keindahan tempat dari suatu daerah atau negara yang kamu datangi. Belum lagi budget yang harus kamu sisihkan untuk membeli oleh-oleh. Tapi masih menjadi hal yang misterius kenapa budget oleh-oleh lebih besar dari budget jajan kamu selama traveling. Ada yang tau nggak kenapa?

Dari semua hal yang sering dilakukan saat ini, kamu harus belajar membuat budget untuk keuangan kamu agar kamu dapat mengontrol keuangan kamu sendiri. Kamu ingin menikmati hidup tapi perlu diingat bahwa perjalanan hidup kamu masih panjang. Kamu juga harus menyisihkan uang kamu untuk masa depan atau untuk hal-hal yang bersifat urgent.

Kamu perlu menghitung apakah gaji kamu cukup? Apakah masih ada alternatif lain yang bisa kamu ambil? Apakah kamu harus memiliki tabungan? Terus, apa gunanya membuat financial budgeting untuk diri sendiri? Bukankah ini hanya akan membuat kamu semakin jauh dari kehidupan financial independence??

Apa tidak sedih?

Baca: Belajar Kakeibo, Seni Menyimpan Uang dari Jepang

Have you ever tried personal budgeting?

Nah, membuat personal budgeting itu banyak banget manfaatnya, tapi point yang paling pentingnya sih kamu bisa mempertimbangkan setiap pengeluaran kamu dan kamu bisa membuat forecasting keuanganmu untuk jangka panjang. Pasti akan lebih aman untuk bisa mencapai financial goals kamu.

Kalau kamu over budget nantinya kamu pasti akan menyesal. Karena setiap bulan, kamu akan selalu memikirkan untuk apa saja uang yang akan dikeluarkan dan kenapa gaji bisa selalu pas, bahkan kurang. Pengeluaran kamu bukan hanya untuk 5 point di atas saja loh. Semakin naik pemasukan, semakin naik juga keinginan kamu untuk menaikan gaya hidup maka akan semakin besar juga pengeluaran.

Kamu wajib banget coba! Daripada kamu mengumpulkan nota-nota belanja kamu yang nantinya bisa hilang-hilangan, atau hanya nge-check di history aplikasi aja mending kamu record segala kegiatan keuangan kamu di personal budgeting day-by-day dan bisa review apa aja yang sudah kamu keluarkan hari itu. 

Oh iya, Kamu juga bisa melihat berapa pemasukan dan pengeluaran kamu dengan menggunakan personal budgeting dari neu, lho. Dengan begitu, kamu akan lebih teliti dan pintar dalam mengatur keuangan tiap bulanmu. Klik di sini untuk info lebih lanjut, ya!

Nah jadi apakah kalian sudah siap untuk menerapkan kebiasaan-kebiasaan di atas untuk segera mencapai financial freedom? Atau jangan-jangan kalian sudah melakukan beberapa diantaranya?

  • Share

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *