6 Langkah Memulai Minimalist Budget untuk Menghindari The Debt Cycle

  • Author
    andisultan
  • Posted on
    Jul 22, 2020 05:06 am
  • Readed
    91 Views
Too many people spend money they haven't earned,
to buy things they don't want, to impress people they don't like.

Mengatur keuangan dengan budgeting bisa menjadi hal yang sulit dilakukan, apalagi saat banyaknya tuntutan pengeluaran harian dari keluarga, anak, sampai pengeluaran yang gak bisa dihindari.

Ketika lagi menjalani proses mencapai tujuan keuangan jangka panjang, sangat penting bagi kita untuk menjalani gaya hidup minimalis. Kenapa? Karena konsep penyusutan biaya dan pengeluaran pada gaya hidup minimalis, dapat membantu kita dalam mengubah kebiasaan pengeluaran setiap hari.

Pengeluaran berulang yang berlebihan, tentunya dapat mengganggu kesehatan keuangan kita. Di saat pengeluaran kita selalu bertambah setiap bulan tapi penghasilan kita tetap sama, ini akan sangat mudah memancing kita terjun ke dalam perangkap gali lobang tutup lobang atau the debt cycle

Nah, jika kamu ingin memulai hidup yang simpel and learn the value of living with less, berikut beberapa langkah awal dalam memulai minimalist budget buat kamu!

Baca: Apa Saja Langkah Awal dalam Memulai Financial Journey?

Have a serious talk with yourself.

Salah satu aspek yang penting dari kehidupan minimalis adalah mengidentifikasi apa yang akan menjadi tujuanmu. Saat membicarakan hal ini dengan diri sendiri, tentukan batasan untuk rencana keuanganmu dan TETAP PADA ITU.

Jika gak ada kemauan untuk tetap dengan batasan, minimalist budget akan terbuang sia-sia.

Distance yourself from financial distractions.

Godaan keuangan seperti iklan, promo, atau diskon akan selalu ada di setiap sudut teknologi dan lingkungan sekitar. Bentuk pemasaran ini bisa menjebakmu agar membelanjakan lebih banyak uang.

Ini bisa jadi situasi berbahaya bagi seseorang yang mencoba hidup dengan pandangan minimalis.

Focus on owning things.

Meminjam menyebabkan utang yang bisa mengarah the debt trap. Perlu disadari, kamu harus fokus pada memiliki barang. Semakin banyak dimiliki, akan semakin sedikit yang terutang.

Sebisa mungkin, jauhkan dirimu dari gaya hidup yang memaksakanmu untuk menggunakan kartu kredit.

Baca: Mau Hidup Hemat? Berikut 6 Cara Menghabiskan Uang dengan Bijak

Start a budgeting plan.

Buang semua pengeluaran yang dapat merusak kesehatan diri dan finansialmu, dengan melakukan budgeting plan. Tips ini sangat penting agar kamu selalu melacak ke mana saja uangmu pergi, dan menabung buat dana darurat.

Setelah itu, batasi pengeluaranmu tiap bulan dan masukan anggarannya ke dalam satu rekening saat gajian.

Live below your means.

Mungkin tips ini sering kamu dengar, tapi ini sangat penting untuk diimplementasikan. Jatuh ke dalam the debt cycle, biasanya dimulai dari pengeluaran yang melebihi penghasilan seseorang. Karena demi mencapai kebebasan finansial, kamu butuh mengorbankan sementara, beberapa pengeluaran.

Demi kebaikan yang lebih besar di masa depan, kamu perlu menjalankan minimalist budget sebagai prosesnya. 

Less room is needed.

Seperti film The Minimalist dan TV series Tiny House Nation di Netflix, berpegang pada gaya hidup minimalis sering mengarah pada penyusutan hal-hal yang berlebihan dalam hidup kita. Semua hal yang berlebihan, akan mengganggu proses penganggaran minimalis.

Jangan lupa tonton film dan TV series tersebut agar kamu lebih mengetahui makna dari gaya hidup minimalis.

Baca: No-Spend Challenge, Berani Coba?

Itulah 6 minimalist budget tips yang dapat kamu coba, agar bisa mengubah kebiasaan borosmu menuju the debt cycle.

Apakah kamu sudah menerapkan tips yang ada di atas?

Jangan lupa untuk mendownload file personal budgeting ya untuk membantu kamu mengatur berbagai pemasukan sampai pengeluaran yang selama 1 bulan.

  • Share

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *