• Share

No-Spend Challenge, Berani Coba?

  • Author
    andisultan
  • Posted on
    Jun 11, 2020 09:40 am
  • Readed
    171 Views
It’s not salary that makes you rich, it’s your spending habits.

Kemarin di Instagram, kita sudah membahas buku dari Erin Lowry yang berjudul “Broke Millennial”. Dalam bukunya, Erin menjelaskan banyak tentang kenapa kita harus mengatur keuangan dan juga bagaimana kita harus menata keuangan kita. 

Masih berkesinambungan dari bukunya, Erin juga sempat membuat no-spend challenge. Wih, dari judulnya serem ya, no -spend! Emang bisa? Tenang, kali ini kita ikuti challenge ini karena sudah disesuaikan nih dengan kebutuhan kamu.

In order to really clamp down on my spending, increase my savings and, most importantly, hold myself accountable — let’s host a No-Spend Challenge!

Unknown

Baca: 6 Dosa Finansial yang Harus Kamu Hindari

No Spend Challenge

Tidak mengeluarkan non-essential spending selama bulan Juni + menjalankan personal budget tracker untuk pengeluaran apapun.

Durasi

Satu bulan (30 hari).

Tujuan challenge

Meningkatkan savings untuk finansial jangka pendek dan juga evaluasi bagaimana kamu menggunakan uang selama 1 bulan.

How to do it?

Make it personal & specific. Misalnya, setelah karantina virus COVID-19 ini selesai, kamu ingin pulang kampung mengunjungi keluarga. Pastinya akan butuh pengeluaran ekstra jadinya, karena itu sebaiknya di bulan sebelumnya sudah persiapkan di bulan lalu untuk anggarannya agar tidak sulit.

Hmm boleh juga sih goals dari challenge-nya, tapi no-spend gimana dulu? Soalnya, mana mungkin nggak ngeluarin biaya sama sekali ….

Intinya adalah tidak mengeluarkan non-essential budget spending. Setiap orang pasti memiliki kategori non-essential spending yang berbeda-beda. Akan tetapi, sebagai manusia pasti kita punya memiliki biaya kebutuhan basic (yang sifatnya wajib dan tanggung jawab) yang berbeda-beda, akan tetapi kurang lebih selalu sama.

Karena ada kebutuhan pastilah ada pengeluaran. Pengeluaran itulah yang termasuk essential budget spending. Misalnya, biaya rumah (kpr atau sewa kamar kos), cicilan wajib, dll. 

Baca: Mau Hidup Hemat? Berikut 6 Cara Menghabiskan Uang dengan Bijak

Selain kebutuhan dasar tersebut, hal lain yang perlu dipersiapkan saat menjalani challenge ini adalah kebutuhan harian. Contohnya, makan, personal care (sabun, shampo, odol), dan juga biaya sosial misalnya sumbangan atau donasi. 

Setelah melakukan totalan, dan menyiapkan biaya kebutuhan basic dan harian dalam pos keuanganmu. Tadaaa, tinggal waktunya kamu jalankan saja selama sebulan ini. Tahan keinginan untuk berbelanja hal yang tidak atau belum kamu perlukan dan lihat nanti hasilnya. 

Gimana, udah siap join? Yuk tinggal download personal budgeting tracker kita dulu gara kamu bisa melakukan perhitungan kebutuhan biaya yang dibutuhkan dan juga realisasinya.

Jangan lupa juga untuk mengunduh aplikasi neu di Google Playstore ya untuk memudahkan kamu dalam melakukan transaksi uang setiap harinya!

  • Share

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *