Peer to Peer Lending, Alternatif Investasi yang Menguntungkan

Jika diminta untuk memilih antara menabung atau berinvestasi, manakah yang akan kamu pilih? Kedua cara ini memang yang paling sering dipilih untuk mencapai tujuan keuangan di masa depan. Masing-masing punya kelebihan dan kekurangan yang bisa kamu sesuaikan menurut keinginanmu. Namun belakangan ini yang lebih populer adalah investasi. Salah satunya yaitu peer to peer lending. Apa itu? Apakah investasi ini benar-benar menguntungkan?

Definisi Peer to Peer Lending

Secara umum peer to peer lending dapat diartikan sebagai layanan jasa keuangan di mana pemberi pinjaman atau pendana dan penerima pinjaman atau peminjam bertemu dan melakukan perjanjian pinjam meminjam dengan didukung sistem elektronik yang memakai jaringan internet. Layanan ini juga memiliki nama lain yaitu Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi (LPMUBTI).

Di Indonesia sendiri sudah banyak platform yang menyediakan layanan P2P lending. Salah satunya adalah neuGrow. Ini adalah fitur pendanaan P2P lending yang ada di aplikasi neu. neuGrow memungkinkan kamu untuk memberikan dana mulai dari Rp25.000 saja dengan imbal hasil hingga 12% p.a. dengan proteksi asuransi jika terjadinya gagal bayar. Bagaimana bisa? neuGrow bekerja sama dengan Modal Rakyat yang sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK, S-386/NB.213/2018 tanggal 8 Juni 2018. Jadi pendanaan kamu dijamin legal dan aman. 

Keuntungan Memilih Peer to Peer Lending

Bukan tanpa alasan jika kini mulai banyak yang memilih peer to peer lending sebagai instrumen investasinya. Sebab P2P lending memang disebut memiliki banyak sekali keuntungan, terutama bagi pendana atau Pemberi Pinjaman. Apa sajakah itu?

Resmi dan diawasi oleh OJK

Investasi jenis ini termasuk salah satu yang legal karenanya secara resmi diatur dan diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Jadi, kalau ingin menjadi pendana tak perlu ragu untuk keamanannya. Nah kamu tinggal memilih platform yang sudah terdaftar resmi seperti neuGrow yang telah bekerja sama dengan Modal Rakyat dan sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK.

Return yang tinggi

Dibandingkan dengan instrumen keuangan lainnya, peer to peer lending memiliki persentasi return yang cukup tinggi yakni sampai 12% p.a. Angka ini disebut lebih tinggi dibandingkan bank atau deposito. Jadi, untuk kamu yang ingin dapat keuntungan lebih tinggi bisa memilih jenis investasi dengan menjadi pendana di platform P2P lending seperti neuGrow.

Ada sistem asuransi pendanaan

Dalam pinjam meminjam umumnya ada resiko gagal bayar dari peminjam. Lantas, pendana atau pemberi pinjaman akan rugi dong? Nah di peer to peer lending, resiko gagal bayar ini bisa dikurangi karena adanya sistem asuransi pendanaan. Kamu jadi bisa lebih merasa tenang dan aman deh kalau ingin mengalokasikan uang di p2p lending.

Tak selalu butuh modal mahal

Untuk menjadi pendana peer to peer lending, kamu tak selalu butuh modal yang tinggi. Pada neuGrow misalnya, kamu bisa mulai dengan modal Rp25.000 saja loh. Tentu tetap dengan imbal hasil atau return sampai 12% p.a dengan dapat perlindungan asuransi terhadap resiko gagal bayar.

Pilih Peer to Peer Lending Paling Tepat

Jika kamu tertarik untuk menjadi pendana pada P2P lending, maka kamu bisa memulainya dengan memilih platform yang resmi dan diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Manakah yang paling tepat? Pilih neuGrow, fitur pendanaan yang ada di aplikasi neu. neuGrow sudah memenuhi kriteria berikut ini:

  • Resmi dan diawasi OJK
  • Return hingga 12% p.a
  • Ada proteksi asuransi gagal bayar
  • Bisa dimulai dengan dana Rp25.000

Jadi, sudah siap dengan pendanaan P2P Lending bersama neuGrow? Download aplikasi neu sekarang juga.