• Share

Peer-to-Peer Lending Syariah: Kenalan Lebih Dekat Yuk!

  • Author
    Leo
  • Posted on
    Apr 26, 2021 07:22 am
  • Readed
    13 Views
Peer to Peer Lending Syariah

Hello, neupeeps!

Gimana nih puasanya? Semoga lancar sampai akhir dan berkah, ya! Di bulan yang suci ini, neu ingin membahas produk investasi syariah, nih. Beberapa waktu belakangan ini, produk syariah memang kerap digemari masyarakat. Hal ini dikarenakan sebagian besar masyarakat Indonesia memeluk agama Islam sehingga apapun yang berlabelkan syariah dijamin akan sukses menarik perhatian masyarakat. 

Salah satu produk investasi yang sedang naik daun dewasa ini adalah peer-to-peer lending, neupeeps. Peer-to-peer lending adalah sebuah platform bagi masyarakat untuk melakukan transaksi pinjaman sejumlah uang secara daring untuk para pelaku usaha. Nah, peer-to-peer lending inilah yang menjadi titik temu antara peminjam alias borrower dengan pemberi pinjaman alias investor atau lender.

Sebagai calon investor, sebaiknya kamu harus tahu dulu bagaimana dan apa perbedaan yang mencolok antara peer-to-peer lending syariah dengan konvensional. Untuk lebih lengkapnya, simak terus artikel berikut ini, yuk! 

Peer-to-Peer Lending Syariah

Peer-to-peer lending syariah sama seperti peer-to-peer lending konvensial, yang membedakan ialah peer-to-peer lending syariah menggunakan hukum syariat Islam sebagai dasarnya. Sementara yang konvensional menerapkan sistem bunga atau riba pada setiap transaksinya, dan hal inilah yang dilarang dalam Islam.

Praktik peer-to-peer lending syariah di Indonesia telah mengikuti fatwa yang dikeluarkan oleh Dewan Syariah Nasional (DSN) MUI, yakni dengan fatwa No.67/DSN-MUI/III/2008 yang mengatur tentang ketetapan apa saja yang harus diikuti oleh peer-to-peer lending syariah. Nah, untuk lebih rincinya berikut perbedaan antara peer-to-peer lending syariah dengan peer-to-peer konvensional yang perlu kamu ketahui!

Baca: Investasi Syariah: Investasi Tenang Tanpa Riba

Perbedaan 1: Akad

Sebelum memulai kesepakatan dari produk syariah, pihak-pihak yang terlihat wajib melakukan akad terlebih dahulu. Dulunya akad dilakukan secara langsung dengan lisan, namun di era digital dilakukan melalui kesepakatan. 

Terdapat beberapa akad yang berlaku saat proses peer-to-peer lending, salah satunya yang paling populer ialah akad mudharabah yang berarti kesepakatan bagi hasil antara investor (shahibul maal) dengan borrower (mudharib). 

Selain itu juga ada akad al qarh, yang mewajibkan para borrower untuk mengembalikan dana yang dipinjamkan investor pada waktu tertentu sesuai dengan kesepakatan agar si investor tetap bisa memenuhi kebutuhannya.

Perbedaan 2: Selektif dalam Mendanakan Usaha

Untuk menjaga serta melindungi investor dari berbagai hal yang nggak sesuai dengan syariat, platform peer-to-peer lending biasanya akan melakukan filter dengan mengizinkan produk atau usaha tertentu saja yang berhak memperoleh pendanaan. 

Setiap pengajuan yang datang dari borrower akan diperiksa secara teliti, sehingga produk atau usaha yang mengandung beberapa ketidakpastian, seperti perjudian, atau yang berpotensi memiliki dampak negatif bagi masyarakat, seperti obat terlarang dan minuman keras, sudah pasti akan dihindari.

Baca: Tips Atur Keuangan Selama Ramadhan Supaya Hemat

Perbedaan 3: Risiko Ditanggung Dua Pihak

Dalam peer-to-peer lending syariah, apabila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan maka risiko tidak ditanggung sendirian oleh borrower, tapi investor selaku pemberi dana pun akan ikut menerima risiko tersebut. Tentu berbeda dengan peer-to-peer lending konvensional yang risikonya ditanggung sepenuhnya oleh peminjam sendirian. 

Perbedaan 4: Pengelolaan Keuangan dengan Sistem Syariah

Untuk menjamin setiap pihak nggak ada yang dirugikan, maka salah satu bentuk perlindungan dari peer-to-peer lending syariah adalah dengan menghadirkan badan pengawas syariah untuk memastikan proses pendanaan agar tetap berjalan sesuai syariat. Salah satu bentuk perlindungannya adalah dengan memberikan jaminan transaksi aman tanpa tambahan atau potongan tertentu guna menghindari berbagai praktik yang mengandung riba dan gharrar (sesuatu yang nggak jelas).

Baca: Biar Nggak Ludes, Yuk Simak Cara Mengelola THR Dengan Bijak!

Semoga dengan kemunculan produk investasi syariah seperti peer-to-peer lending syariah ini nggak akan lagi menghalangi kamu untuk mulai berinvestasi ya, neupeeps. Dengan menggunakan produk investasi syariah, maka proses menuju financial goals-mu pasti akan terasa lebih tenang karena kamu nggak akan lagi dihantui pertanyaan apakah produk investasi tersebut halal atau nggak. 

Sebelum memulai investasi, pastikan dulu dana daruratmu terpenuhi ya, neupeeps! Salah satu cara mempersiapkan dana darurat agar keuangan selamat ialah mengurangi pengeluaran untuk sesuatu yang sebenarnya nggak penting, seperti biaya admin bank. Nah, fitur neuTransfer dari aplikasi keuangan neu adalah solusi nya! Kamu nggak perlu ngeluarin biaya admin Rp6.500 lagi setiap transaksi beda bank dengan neuTransfer, loh!


Tentang Aplikasi Transfer Gratis dan Budgeting Neu

Aplikasi Keuangan neu

neu adalah aplikasi keuangan yang membantu kamu mengelola keuangan kamu mulai dari transfer gratis, bayar tagihan, beli emas, pendanaan P2P dan lacak semua pengeluaran dan pemasukan kamu. 

Transfer Gratis Antar Bank

Kamu bisa transfer gratis ke semua bank di Indonesia tanpa biaya admin hingga 25 Juta per hari. Bisa buat kirim ke rekening kamu yang lain untuk menyimpan dana darurat kamu di bank lain, transfer gratis ke keluarga dengan beda bank, bayar online shop yang hanya terima bank tertentu dan lain-lain. Hanya bisa di neuTransfer!

Lacak Pengeluaran Uang

Kamu juga bisa mengatur keuangan kamu dengan neuBudget. neuBudget membantu kamu mencatat pengeluaran e-wallet dan bank kamu. Sehingga kamu tahu persis uangnya keluar kemana saja dan bisa membantu kamu membagi prioritas keuangan kamu.

Nabung Emas

Kamu bisa beli, jual dan memberikan hadiah emas ke teman kamu. Nabung emas di neuGold bisa menjadi solusi untuk memulai investasi untuk masa depan. neuGold berkerja sama dengan IndoGold sebagai penyedia layanan jual beli emas.

Pendanaan P2P Lending

Kamu bisa mulai pendanaan dengan mendapatkan imbal hasil menarik hanya dengan Rp 25.000 di neuGrow. neuGrow bekerja sama dengan Modal Rakyat, platform p2p yang sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK.

Kode Referal

Kamu bisa mendapatkan saldo sebesar Rp20.000,00 jika membagikan kode referal yang dimiliki ke user lain. User tersebut juga akan menerima saldo jika Verifikasi Datanya berhasil. Saldo akan diterima dalam bentuk neuPoints.

Yuk download neu sekarang di App Store dan Play Store di sini.

Follow our Instagram @helloneu.id here.

  • Share

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *