• Share

Syarat Mendapatkan Bantuan Subsidi Upah Karyawan dari Pemerintah

  • Author
    Umar
  • Posted on
    Aug 13, 2020 07:57 am
  • Readed
    40 Views
Let's focus on the solution, not the problem.

Beberapa hari lalu, kita mendapatkan kabar bahwa perekonomian Indonesia lagi mengalami penurunan hingga 5,32%. Secara nggak langsung, kabar itu sempat membuat kita panik. Apalagi bagi karyawan yang memiliki gaji pas-pasan, pasti ada rasa khawatir tentang keuangan yang muncul. Tapi kita gak perlu cemas, karena pemerintah sudah punya solusinya. 

Setelah perekonomian Indonesia mengalami kontraksi atau minus pada kuartal II yaitu sebesar 5,32%. Ternyata Presiden Joko Widodo nggak tinggal diam nih, beliau mau di kuartal III ada peningkatan ekonomi.

Baca: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Menurun? Jaga Keuanganmu dengan 5 Langkah Ini!

Kira-kira gimana ya caranya? Let’s see how we can achieve that.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan bahwa salah satu cara untuk memperbaiki roda perekonomian adalah dengan mempercepat penyerapan anggaran PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional). Pemerintah mengeluarkan anggaran sebesar Rp37,7 triliun untuk program BLT (Bantuan Langsung Tunai).

Click here for more details>>

For whom? Karyawan swasta dengan upah di bawah Rp5 juta lewat bantuan yang disebut Bantuan Subsidi Upah (BSU).

What is the goal? Mendorong daya beli atau konsumsi pada masyarakat kalangan menengah ke bawah, agar dapat menggerakkan dan mendorong pemulihan ekonomi secara nasional.

The government plans to boost the economy to be better than last quarter.….

How much will they receive? Rp2.400.000 for 4 months (600rb/month)

Tapi nggak langsung dapat semua ya, ini akan ditransfer menjadi 2 tahap. Yaitu Rp1,2 juta pada bulan September di kuartal III ini dan Rp1,2 juta pada kuartal IV.

Baca: 6 Langkah Memulai Minimalist Budget untuk Menghindari The Debt Cycle

Eits, baca dulu nih syarat lengkap karyawan swasta yang menerima program ini :
  1. Warga Negara Indonesia yang dibuktikan dengan Nomor Induk Kependudukan.
  2. Terdaftar sebagai peserta jaminan sosial tenaga kerja yang masih aktif di BPJS Ketenagakerjaan yang dibuktikan dengan nomor kartu kepesertaan.
  3. Peserta yang membayar iuran dengan besaran iuran yang dihitung berdasarkan upah di bawah Rp5.000.000 (lima juta rupiah) sesuai upah yang dilaporkan kepada BPJS Ketenagakerjaan.
  4. Pekerja/Buruh penerima upah.
  5. Memiliki rekening bank yang aktif.
  6. Tidak termasuk dalam peserta penerima manfaat program Kartu Pra Kerja.
  7. Peserta yang terdaftar sebagai peserta aktif di BPJS Ketenagakerjaan sampai dengan 30 Juni 2020.

Kalau udah cair uangnya mau buat apa? Pastinya harus kamu gunakan dengan bijak! 

For example, to make ends meet atau beli kebutuhan yang penting untuk kehidupan seperti makanan. Jangan malah impulsif beli hal-hal yang nggak begitu penting.

It is the government’s way to say “help us to help you” because money doesn’t grow on trees guys! 

We would like to remind you to follow our Instagram account here! Always check our feed and tune in to our neusession every week.

Download juga Personal Budgeting dari neu yang siap membantu kamu mengatur berbagai jenis pengeluaran dan pemasukan harian sampai bulanan untuk keuangan kamu di sini!

  • Share

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *